Skip to main content

Jurnal Refleksi Dwi Mingguan ke 2 - Modul 1.2 - Nilai dan Peran Guru Penggerak

Assalamualaikum warahmatullahi wa barokatuh.

Salam sejahtera untuk kita semua.
Saya Abdul Rokhim, S.Pd. guru di SD Negeri Pulogading 02 Kec. Bulakamba Kab. Brebes yang sedang mengikuti program Pendidikan Guru Penggerak, pada kesempatan kali ini saya akan menyajikan jurnal Dwi Mingguan yang ke-2 pada modul 1.2 - Nilai-nilai dan Peran Guru Penggerak dengan Metode 4F (Facts, Feelings, Feending, Future)

FACTS
Program Pendidikan Guru Penggerak merupakan sebuah program pendidikan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi guru dalam bidang kepemimpinan, manajemen sekolah, dan inovasi pembelajaran, dengan bermuara pada meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Kegiatan awal pada modul ini memuat topik Mulai dari Diri dan Eksplorasi Konsep - Mandiri, yang merupakan introspeksi pribadi melalui diagram trapesium usia dan menjawab pertanyaan-pertanyaan reflektif untuk mengeksplorasi nilai dan pengalaman pribadi secara lebih mendalam. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 1 April 2024 dimana saya menjelaskan pengalaman saya saat duduk di bangku SMP yang menjadi peristiwa Positif dan Peristiwa Negatif.
Peristiwa Positif yang diceritakan adalah pada saat usia 11 tahun saat mendapatkan juara kelas / peringkat kelas di kelas 7 SMP yang membuat teman-teman di sekitar merasa bangga. Dan peristiwa negatif yang diceritakan adalah saat di kelas 8 SMP dengan kejadian pembulian yang dilakukan oleh guru sendiri di hadapan teman-teman.
Pada hari Selasa, 2 April 2024 dilaksanakan kegiatan eksplorasi konsep di ruang diskusi LMS yang berlangsung dengan baik bersama rekan-rekan peserta Calon Guru Penggerak lainnya. Kemudian di hari berikutnya memaparkan 1 nilai Guru Penggerak yang telah dimiliki dan menyebutkan 10 kegiatan di sekolah yang sudah terlaksana dari nilai Guru Penggerak tersebut.
Diskusi kelompok pada ruang kolaborasi dijadwalkan pada tanggal 4 April 2024 dan bergabung bersama kelompok 1 yang beranggotakan 4 peserta Guru Penggerak, mereka adalah Abdul Rokhim, Ahmad Dahrudin, Wanto Handriyono, dan Wiwi Enci Triningsih.
Kegiatan Diskusi berlangsung selama 90 menit dengan topik pertanyaan nilai-nilai Guru Penggerak yang sudah dimiliki dan disepakati nilai yang paling dominan yaitu nilai Kolaboratif yang dapat menghasilkan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Kearifan Lokal dengan judul kegiatan membuat jajanan tradisional berbahan dasar singkong.
Setelah kegiatan diskusi dilaksanakan, kegiatan program diliburkan sementara dalam libur Ramadhan tahun 2024 dan kegiatan aktif kembali pada tanggal 17 April 2024 dengan kegiatan Presentasi hasil diskusi.

FEELINGS
Pada kegiatan-kegiatan yang dilalui, berlangsung dengan baik dan bertambahnya keakraban antar anggota kelompok sehingga semuanya berlangsung dengan semangat, antusias dengan perasaan bangga dan gembira. Terlebih pada saat Diskusi Kelompok digabungkan bersama anggota kelompok yang baru dari kelompok sebelumnya, dan pada kelompok kali ini saling menginspirasi dan memotivasi.

Bertambahnya semangat dan perasaan yang bahagia saat dapat mengerjakan tugas dengan baik dan tepat waktu. Dan selama kegiatan libur Ramadhan diskusi untuk melengkapi materi presentasi juga dilakukan dengan penuh tanggungjawab sehingga kami merasa puas pada hasil diskusi dan hasil presentasi.

FINDING
Pengalaman merupakan guru yang sangat berharga dan memberikan banyak kesan dan pesan. Karena pada kesempatan kali ini kegiatan refleksi dilangsungkan dengan merenungi nilai-nilai Guru Penggerak yang diantaranya adalah Berpihak pada Murid, Kolaboratif, Mandiri, Inovatif, dan Reflektif.
Tugas Diskusi Modul 1.2 oleh Abdul Rokhim

Nilai Berpihak pada Murid merupakan keyakinan bahwa setiap murid memiliki potensi yang berbeda-beda yang harus diperhatikan dan diberikan kebebasan dalam pendidikan mereka.
Nilai Kolaboratif berperan sebagai landasan untuk mendukung tumbuhnya interaksi dan komunikasi antar sesama guru, murid, orang tua / wali murid dan stakeholder lain untuk bersama-sama mengembangkan pembelajaran dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
Nilai mandiri juga sangat penting bagi guru dalam bekerja mengemban tugas dengan mandiri, dan dapat menentukan pilihan secara sadar serta mampu mengambil tanggungjawab atas keputusannya sendiri.
Sedangkan nilai inovatif dapat memicu tumbuhnya pemikiran kreatif, penemuan ide-ide baru dalam mengembangkan pembelajaran yang dapat membawa perubahan positif dan kemajuan mutu pendidikan.
Selain nilai-nilai tersebut di atas, nilai Reflektif juga harus selalu dikembangkan untuk dapat mengevaluasi secara kritis atas kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan supaya adanya perbaikan jika adanya banyak dampak yang masih kurang baik sehingga semua nilai dapat tercapai dengan optimal dengan cara mengidentifikasi kelemahan dan kelebihan, dan terus melakukan perbaikan kinerja untuk masa yang akan datang.

FUTURE 
Setelah nilai-nilai guru Penggerak tersebut dipahami, besar harapan dan tekad yang kuat untuk dapat merealisasikan dan mengimplementasikan nilai-nilai Guru Penggerak tersebut dalam kehidupan sehari-hari dalam bidang pendidikan di sekolah. Selalu mengadakan kegiatan pengembangan kompetensi supaya lebih profesional dan berkelanjutan. Dan terus berupaya melakukan perbaikan-perbaikan untuk bisa menjadi contoh yang baik bagi sekitar sebelum akhirnya menggerakkan guru-guru lain untuk bersama-sama bangkit menciptakan kegiatan dan kultur yang positif.
Aksi Nyata dalam penerapan modul ini harus benar-benar dilaksanakan dan berlangsung dengan berkelanjutan sebagai bukti konkret dalam menerapkan nilai-nilai dan ilmu yang didapat di Program Pendidikan Guru Penggerak.

Demikian jurnal refleksi Dwi Mingguan ini dibuat untuk merefleksikan pengalaman, pemikiran, dan pembelajaran agar dapat meningkatkan pemahaman, mengidentifikasi hal-hal yang sudah baik dan masih perlu perbaikan sehingga memberi dampak yang positif juga untuk kemajuan kualitas pendidikan di sekolah.
Terimakasih.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barokatuh.

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 3.3

Assalamualaikum wr.wb. Hai, jumpa lagi dengan saya Abdul Rokhim, CGP angkatan 10 tahun 2024 Kabupaten Brebes dari SD Negeri Pulogading 02 Kecamatan Bulakamba. Bersama ini akan saya sampaikan jurnal refleksi dwi mingguan saya mengenai kegiatan yang telah saya ikuti dalam Program Pendidikan Guru Penggerak, disusun berdasarkan model 4P: Peristiwa, Perasaan, Pembelajaran, dan Penerapan. Peristiwa Pada 26 Agustus 2024, saya memulai modul 3.3 mengenai Pengelolaan Program yang Berdampak Positif pada Murid. Saya berdiskusi di LMS bersama kelompok yang terdiri dari Dirlam, Ikhwan Adi Yanto, dan Wanto Handriyono. Diskusi ini berfokus pada pengelolaan program yang dapat memberikan dampak positif bagi murid. Kemudian, pada 30 Agustus 2024, kami melakukan diskusi di Ruang Kolaborasi Modul 3.3 melalui Google Meet dengan anggota kelompok yang berbeda, yaitu Ahmad Dahrudin, Wiwi Enci Triningsih, dan Ari Suharyati. Dalam diskusi ini, kami menggagas Program Sajadah (Sampah Jadi Berkah) yang bertujuan un...

Jurnal Refleksi Modul 3.2 - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya

JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN Nama: Abdul Rokhim, S.Pd. Sekolah: SD Negeri Pulogading 02, Kabupaten Brebes Angkatan: 10 Tanggal: 24 Agustus 2024 Assalamualaikum wr.wb. Hai, Saya Abdul Rokhim, S.Pd., CGP Angkatan 10 Tahun 2024 dari SD Negeri Pulogading 02 Kabupaten Brebes. Pada kesempatan ini saya akan memaparkan jurnal refleksi dwi mingguan untuk berbagi pengalaman yang saya peroleh selama mengikuti kegiatan modul 3.2 "Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya." Refleksi ini saya susun menggunakan model 4P: Peristiwa, Perasaan, Pembelajaran, dan Penerapan. Mari kita simak bersama: 1. Peristiwa Pada tanggal 12 Agustus 2024, saya memulai pelatihan mandiri materi eksplorasi konsep di LMS. Materi yang saya pelajari sangat berkaitan dengan aset/modal yang dimiliki sekolah, sehingga saya merasa sangat senang dan semangat dalam memahami konsep tersebut. Selanjutnya, pada 13 Agustus 2024, kami membagi kelompok untuk diskusi di Ruang Kolaborasi melalui Google Meet. Saya tergabung dalam ke...

Refleksi Filosofis Pendidikan Nasional - KHD

. FACTs Pendidikan  Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 9 bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru. Saya Abdul Rokhim guru SD Negeri Pulogading 02 Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes berkesempatan untuk mengikuti program ini pada Angkatan 10 Calon Guru Penggerak tahun 2024. Program Pendidikan Guru Penggerak angkatan 10 ini secara resmi dibuka oleh Ditjen GTK Kemdikbud RI pada tanggal 14 Maret 2024 yang diikuti oleh semua peserta calon Guru Penggerak melalui media daring di platform Google Meet dan disiarkan langsung di kanal YouTube Ditjen GTK Kemdikbud RI. Pembukaan Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 tahun 2024 Setelah Program Pendidikan Guru Penggerak angkatan 10 ini dibuka, semua peserta dibagi ke dalam kelompok fasilitator dan kelompok Pengajar Praktik masing-...